Coba Cermati Gejala Penyakit Asam Lambung Berikut Ini!


hajar jahanam mesir – Penyakit naiknya asam lambung boleh dibilang penyakit yang kerap dialami orang-orang. Ini berlangsung dikala asam lambung dan isikan lambung lainnya naik ulang ke atas menuju kerongkongan. Apabila terjadi, maka bakal timbul tanda-tanda penyakit asam lambung yang seringnya adalah nyeri di ulu hati.

Jika ditinjau lebih lanjut, proses kenaikan asam lambung dan isikan lambung lainnya berlangsung melalui sfingter kerongkongan bagian bawah (Lower Esophageal Sphincter—disingkat LES). LES adalah sebuah cincin otot yang terdapat di saluran pencernaan di mana kerongkongan mencukupi perut.

LES bakal membuka untuk memasukkan makanan yang ditelan ke dalam lambung, kemudian menutup untuk menahan isikan lambung naik ulang ke kerongkongan. Apabila LES melemah atau mengalami kerusakan, maka dia tidak mampu mobilisasi fungsinya bersama dengan baik sehingga membawa dampak isikan lambung mampu ulang naik ke kerongkongan—akibatnya terjadilah gejala-gejala penyakit asam lambung.

Gejala-gejala berikut banyak variasi jadi dari yang level-nya mudah hingga berat. Gejala penyakit asam lambung kebanyakan dialami ketika:

Ketika tengah berbaring atau membungkuk
Setelah makan porsi besar
Setelah makan yang berlemak atau yang pedas
Kenaikan asam lambung sebetulnya mampu berlangsung kapanpun dalam saat 24 jam. Akan tetapi, kebanyakan orang condong merasakan gejala-gejalanya pada malam hari. Ini dikarenakan posisi tubuh berbaring di malam hari memudahkan asam lambung untuk mengalir ke arah dada.

Jika naiknya asam lambung kerap terjadi, ini mampu berarti Anda mengalami penyakit Gastroesophageal reflux (GERD)—jenis penyakit asam lambung yang parah dan lebih parah, dan juga mampu membawa dampak komplikasi kesehatan nyata-nyata jikalau tidak diobati.

Gejala Penyakit Asam Lambung yang Umumnya Dialami
Ketika isikan lambung naik ulang ke kerongkongan, perihal berikut mampu membawa dampak banyak variasi gejala. Gejalanya terkait pada organ mana yang tergoda oleh asam lambung. Tidak semua orang yang mengalami kenaikan asam lambung bakal mengalami tanda-tanda yang sama.

Heartburn
Heartburn merupakan tanda-tanda naiknya asam lambung yang paling kerap dialami. Gejala ini mengakibatkan sensasi terbakar yang menyakitkan. Asam lambung bergerak dari lambung—dimana lapisannya tahan pada dampak korosif dari asam—menuju kerongkongan yang lapisannya tidak tahan korosif. Bahkan asam lambung mampu naik dari bagian kerongkongan paling bawah hingga ke atas tenggorokan.

Heartburn mengakibatkan sensasi yang bervariasi—mulai dari ketidaknyamanan hingga menyakitkan. Namun, tingkat keparahan sensasi terbakar berikut tidak tetap memperlihatkan seberapa parah kerusakannya di kerongkongan.

Heartburn seringnya bertambah buruk saat Anda berbaring atau membungkuk. Posisi berikut membawa dampak asam lambung jadi mudah mengalir melalui LES menuju dada.

Rasa Asam
Apabila asam lambung naik hingga ke tenggorokan atau bahkan ke mulut, ini mampu mengakibatkan rasa asam atau pahit di mulut. Anda juga mungkin merasakan sensasi terbakar di tenggorokan dan mulut.

Regurgitasi
Beberapa orang mengalami regurgitasi—perasaan ada cairan atau makanan yang bergerak bersama dengan cara yang tidak benar di tenggorokan (seperti bergerak naik, bukannya turun). Dalam beberapa kasus, ada yang bahkan hingga muntah. Tapi kasus muntah lebih kerap dialami anak-anak dan jarang berlangsung pada orang dewasa.

Bayi dan anak-anak yang mengalami masalah Gastroesophageal reflux (GER) mungkin memperlihatkan tanda-tanda regurgitasi berulang. Ini kebanyakan tidak membahayakan dan normal dialami oleh bayi usia di bawah 18 bulan. Menurut badan National Digestive Diseases Information Clearinghouse, lebih dari setengah populasi bayi mengalami tanda-tanda ini di 3 bulan pertama kehidupannya.

Dispepsia
Dispepsia adalah perasaan terbakar dan ketidaknyamanan di bagian tengah-atas lambung. Gejala ini dikenal juga sebagai masalah pencernaan.

Beberapa orang yang mengalami dyspepsia mungkin: jadi kembung, merasakan heartburn, jadi perut penuh, jadi mual, merasakan sakit perut, dan muntah atau kerap bersendawa.

Gejala-gejala penyakit lambung diatas tidak boleh dianggap sepele. Karena tanda-tanda berikut mampu saja isyarat ada masalah lain yang disebut penyakit tukak lambung (maag). Penyakit tukak lambung mampu membawa dampak tanda-tanda kronis, pada lain perdarahan dan juga lubang di lambung, yang keduanya merupakan situasi darurat medis.

Kesulitan Menelan (Disfagia)
Kebanyakan penderita tanda-tanda penyakit lambung ini adalah kaum lansia yang berusia diatas 50 tahun. Ini merupakan situasi di mana kegiatan menelan jadi sukar bahkan menyakitkan. Ada banyak mungkin penyebab disfagia. Selain dikarenakan kasus naiknya asam lambung atau GERD, disfagia mampu disebabkan oleh stroke, penyakit multiple sklerosis, penyakit Parkinson, dan juga kanker.

Sakit Tenggorokan
Penyakit asam lambung mampu mengiritasi tenggorokan. Beberapa tanda-tanda kebanyakan adalah: sakit tenggorokan, nada serak, dan perasaan layaknya ada yang mengganjal di tenggorokan. Menurut badan NYU Langone Medical Center, penyakit asam lambung dialami oleh setengah dari pasien yang suaranya serak.

Gejala Penyakit Asam Lambung yang Lain
Beberapa orang dewasa dan kebanyakan anak di bawah usia 12 th. tidak merasakan tanda-tanda heartburn—yang merupakan tanda-tanda tersering penyakit asam lambung. Akan tetapi, mereka mengalami gejala-gejala penyakit asam lambung yang lainnya.

Batuk Kering
Batuk kering adalah tanda-tanda yang kerap dialami oleh anak-anak. Orang dewasa yang mengalami tanda-tanda ini mungkin juga merasakan layaknya ada yang mengganjal di tenggorokan. Mereka mungkin jadi perlu beberapa kali batuk untuk membersihkan tenggorokannya.

Gejala Asma
Naiknya asam lambung tidak jarang membawa dampak berlangsung tanda-tanda asma pada anak-anak. Gejalanya pada lain nada bengek yang disebabkan oleh asam lambung mengiritasi saluran udara. Ada juga penderita GERD dewasa yang mengalami tanda-tanda asma.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *