Buah Goal atau Bidara

jual daun bidara

” SI APEL SUMBAWA ”
Bila anda pernah mengarungi saat kecil di pulau Sumbawa, jadi romantisme saat lantas akan tidak lekang walau telah beberapa puluh th. meninggalkan pulau bertuah ini. Saya memanglah tak lahir di Sumbawa, bapak-ibu saya bahkan juga aslinya datang dari Klaten Jawa Tengah. Tetapi saya tumbuh serta besar dari umur 2, 5 th. hingga lulus SMU di kota Sumbawa. Saat ada di Sumbawa, buah ini adalah satu diantara buah favorite saya. Memiliki bentuk bundar seperti apel, memiliki ukuran sebesar kelereng, jadi kita dapat juga menyebutnya ” apel sumbawa ” he. he. he. Saat muda warnanya hijau muda serta begitu sepet rasa-rasanya. Buah yang telah masak berwarna coklat muda atau jingga. Rasa buah yang telah masak sedikit aneh, kombinasi sedikit manis, kecut, serta berlendir. Sedikit susah untuk mediskripsikan rasa-rasanya dengan cara cocok, pokoknya lain. Jadi tak seperti buah lain yang telah popular. Untuk yang pertama kalinya rasakan selalu jelas sedikit menjijikkan, seperti pertama kalinya saya cobanya. Tetapi ditanggung anda bakal menyenanginya. Umumnya buah ini didapat lewat cara memungut segera dari bawah pohonnya. Jadi tak dipetik, karna tak ada yang ingin terserang duri-duri tajam yang banyak tumbuh di batang atau ranting pohonnya.

Buah Goal dalam bhs Indonesia diberi nama buah Bidara atau dalam bhs latinnya dimaksud Ziziphus mauritiana adalah tumbuhan rimba yang nyaris tumbuh di semua lokasi Sumbawa. Dengan ukuran tinggi pada 2 � 6 Mtr., pohon bidara bakal berbuah lebat waktu musim buah tiba. Spesial di pulau Sumbawa tanaman bidara umumnya berbuah mendekati bln. Suci Ramadhan. Waktu berikut perburuan buah bidara dikerjakan. Nyaris tiap-tiap bukit serta hamparan savana yang kering pohon bidara tumbuh bahkan juga jadi hanya satu tanaman yang dapat bertahan dilahan yang tandus.

Ciri khas pohon bidara berdaun bulat kecil, ukurannya lebih lebar dari daun kelor, pohonnya begitu keras tetapi rantingnya dipenuhi dengan duri.
Bila mata melihat selama pintu gerbang pelabuhan Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat, dibukit yang gersang cuma ada dua buah pohon yang masih tetap bertahan yaitu pohon bidara serta asam jawa. Selama perjalanan dari Poto Tano s/d ujung timur pulau Sumbawa yang terdapat di Kabupaten Bima pohon bidara masih tetap menguasai.
Tanaman bidara adalah tanaman eksotik yang konon cuma dapat tumbuh sumbur di pulau Sumbawa, didaerah lain bisa disebut kehadiran tanaman bidara begitu nihil.

Histori kehadiran tanaman bidara di Sumbawa tak terdokumentasi tetapi benang merah kehadiran bidara dapat diurutkan dari tempat mana asal muasal tanaman ini ada.
jual daun bidara
Dari histori yang tercatat nyatanya buah Bidara ini adalah buah yang pertama kalinya dikonsumsi Nabi Adam Alaihi salam. Dalam Algur�an buah bidara diberi nama Shidr. Dalam surat al-waqiah 28. dijelaskan � Ada di tengah-tengah pohon bidara yg tidak berduri. � Untuk ” kelompok kanan, ” kondisi bahagia yang mereka alami didunia ini tercermin di akhirat kelak. Sidr yaitu pohon bidara, di akhirat. Pohon itu tak mempunyai duri, karna semua suatu hal di akhirat bakal ada dalam memiliki bentuk yang paling murni. Wanita bakal tetaplah selama-lamanya perawan, serta selama-lamanya hidup. Semua suatu hal ada dalam memiliki bentuk yang prima, termurni, serta paling baik. Duri yaitu suatu hal yg tidak mengasyikkan serta, karenanya, tak ada dalam surga di akhirat. Tak ada suatu hal juga yang dapat melukai penghuni surga itu.
Ditanah Arab, Buah Bidara bisa didapati dipasar-pasar setempat bahkan juga kehadiran tanaman bidara di sana jadi pendukung ketidaksamaan manfaat madu. Madu Arab populer dimana-mana, satu diantara factor kunci makanan lebah penghasil madu di Arab yaitu kehadiran pohon Kurma serta Pohon Bidara. Tanaman bidara banyak juga tumbuh di daerah Kasmir, satu lokasi di Pegunungan Himalaya, yang terbelah di antara India serta Pakistan. Terkecuali Madu Arab di kenal juga ada pula MADU KASHMIR yang banyak dikonsumsi serta jadi favorite orang-orang di Arab Saudi serta bahkan juga menebar keseluruh dunia.

Bisa jadi kehadiran tanaman Bidara di Pulau Sumbawa juga dikarenakan oleh kehadiran beberapa orang arab yang memanglah mulai sejak lama telah mencapai kakinya di pulau Sumbawa. Di Sumbawa, buah bidaral tidaklah buah yang dikomersilkan dengan cara luas, pasalnya waktu musim berbuah tiba kebanyakan orang dapat menuai buah bidara yang pohonnya juga menghisasi berjalan-jalan selama Sumbawa dari lokasi Timur hingga Barat. Tetapi bila malas berburu buah bidara, keberadaannya dapat pula diperoleh dipasar-pasar tradisional setempat. Harga satu mangkok waktu musim berbuah sekitar pada Rp. 500 � 1000, tetapi di luar musim berbuah, harga buah bidara melonjak jadi Rp. 2000. Buah bidara sebagai favorite orang-orang Sumbawa yaitu yang berjenis buah bidara besar atau orang-orang menyebutnya goal gayong. Bentuk buah bidara ini semakin besar dibanding dengan bidara yang lain. Ukuran goal gayong ini sebesar kelereng bahkan juga rata-rata sebesar buah lengkeng yang paling besar. Bakal bikin lidah bergoyang bila buah bidara ini dikonsumsi memakai sambal garam. Buah yang warna hijau ditambah dengan sambal garam yang cukup pedas di pastikan kesenangan itu akan tidak hilang demikian saja.

Pada umumnya buah bidara berguna untuk memperkuat kecerdasan otak, membuat lancar makanan di usus, Menyingkirkan penyakit kuning, melembutkan kulit, tingkatkan selera makan, menyingkirkan dahak, dan mengobati penyakit lambat haid. Dalam orang-orang Sumbawa nyatanya kehadiran pohon bidara juga menyentuh dunia mistik. Daun bidara diakui bisa mengusir setan atau kembalikan kesadaran orang yang terserang sihir. Bahkan juga orangtua dahulu memakai daun bidara untuk memandikan mayat bila mulut mayat itu tak dapat tertutup rapat. Alhasil sesudah dimandikan dengan daun bidara jadi mulut mayat bakal tertutup rapat.

MENGAPA POHON BUAH GOAL HARUS DILESTARIKAN?
Sampai kini orang-orang bahkan juga Pemerintah Daerah di pulau Sumbawa belum mengerti kalau kehadiran pohon bidara adalah aspek pembeda manfaat madu Sumbawa. Pulau Sumbawa populer sebagai satu diantara penghasil madu paling baik di Indonesia bahkan juga bisa disebut kwalitas madu Sumbawa menyamakan kwalitas madu Arab.
Aspek kunci tingginya kwalitas madu sumbawa tidak lain yaitu makanan lebah sumbawa yaitu bunga pohon bidara. Pohon Bidara dengan jumlah arel luas cuma tumbuh di Sumbawa. Pohon Bidara tak membutuhkan perawatan spesial, di mana ada tempat kosong serta ada biji bidara yg tidak berniat dijatuhkan, di pastikan pohon bidara bakal tumbuh. Dengan cara komersial buah bidara belum digunakan dengan cara maksimal oleh orang-orang Sumbawa. Buah bidara baru perjualbelikan waktu musim berbuah tiba, selebihnya pencinta buah bidara akan tidak menjumpai buah bidara itu di luar musim berbuah. Buah bidara sesungguhnya dapat jadi buah khas Sumbawa bila dapat digunakan dengan pemrosesan. Buah Bidara dapat di proses jadi asinan serta manisan. Telah pasti bila telah di proses jadi ketahanan bidara dapat berbulan-bulan. Daerah lain tak mempunyai buah bidara, jadi telah pasti buah ini bakal jadi buah eksotik yang disebut ciri khas pulau Sumbawa. (Sumbawanet. com)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *